Kamis, 11 April 2013

Pengertian dan Definisi Warna Serta Pembagian Jenis Warna

Pengertian warna menurut Newton, warna merupakan bagian sinar dalam spektrum yang tergantung pada gelombang cahayanya.
Dalam dunia desain, warna bisa berarti pantulan tertentu dari cahaya yang dipengaruhi oleh pigmen yang terdapat di permukaan benda. Misalnya pencampuran pigmen magenta dan cyan dengan proporsi tepat dan disinari cahaya putih sempurna akan menghasilkan sensasi mirip warna merah.

 Berikut ini adalah pengertian dan definisi warna:

* King Gunawan: 2004; 24

Warna adalah materi yang sangat penting bagi kehidupan kita karena tidak ada seorangpun yang bisa membayangkan dunia tanpa warna.

* Wirania Swasty: 2010; 6

Secara objektif atau fisik, warna adalah sifat cahaya yang dipancarkan. Sementara secara subjektif atau psikologis, warna adalah sebagian dari pengalaman indra penglihatan

* Yoga: 2004; 89

Warna adalah komponen utama yang tidak bisa dilepaskan dari proses desain grafis yang anda lakukan. Bahkan jika desain yang anda buat berupa gambar hitam putih, warna tetap perlu anda pertimbangkan

* Wahana Komputer: 2009; 148

Warna adalah bagian esensial karena dengan menggunakan warna suatu desian bisa terlihat hidup

* Nurul Wulansari: 2007; 30

Warna adalah unsur yang bisa menciptakan mood atau suasana ruang.

* Syahril Iskandar:  2007; 27

Warna adalah salah satu elemen yang paling kuat untuk di-recall, karena warna sangatlah emosional daripada bentuk

* Marc Gobe: 2001; 83

Warna adalah tentang menyampaikan informasi penting kepada konsumen anda (yang mungkin, selanjutnya berhubungan dengan kecantikan atau keindahan yang menyenangkan)

* Eddy Suryadi; 37

Warna adalah selera; setidaknya anda lebih mengerti simbolik dan karakter warna - warna

* Seri Penyembuhan Alamai: 2005; 18

Warna adalah energi. Warna merupakan suatu bentuk pengobatan energi berdasarkan keyakinan bahwa tubuh manusia tersusun dari bidang - bidang energi   

Pembagian Warna :

WARNA PRIMER
  Merupakan tiga pigmen warna dasar yang tidak dapat dibentuk dengan campuran dari warna-warna lain, namun dapat membentuk warna lain dari kombinasi 3 warna ini. Warna yang termasuk dalam golongan warna primer adalah: merah, biru, dan kuning.

WARNA SEKUNDER
  Merupakan hasil pencampuran dua warna primer dengan proporsi 1:1. Misalnya warna jingga merupakan hasil campuran warna merah dengan kuning, hijau adalah campuran biru dan kuning, dan ungu adalah campuran merah dan biru.

 WARNA TERSIER
  Warna yang diperoleh dengan mencampur warna sekunder dan warna disebelahnya pada lingkaran warna, atau mudahnya, campuran salah satu warna primer dengan salah satu warna sekunder. Misalnya warna jingga kekuningan didapat dari pencampuran warna kuning dan jingga. Warna coklat merupakan campuran dari ketiga warna merah, kuning dan biru.

TEORI BREWSTER

 Teori Brewster adalah teori yang menyederhanakan warna yang ada di alam menjadi 4 kelompok warna. Keempat kelompok warna tersebut, yaitu: warna primer, sekunder, tersier, dan warna netral. Teori ini pertama kali dikemukakan pada tahun 1831. Kelompok warna ini sering disusun dalam lingkaran warna brewster. Lingkaran warna brewster mampu menjelaskan teori kontras warna (komplementer), split komplementer, triad, dan tetrad.

WARNA NETRAL
  Warna netral merupakan hasil campuran ketiga warna dasar dalam proporsi 1:1:1. Warna ini sering muncul sebagai penyeimbang warna-warna kontras di alam. Biasanya hasil campuran yang tepat akan menuju hitam.

WARNA KOMPLEMENTER
  Warna komplementer adalah dua warna yang saling berseberangan (memiliki sudut 180°) di lingkaran warna. Dua warna dengan posisi kontras komplementer menghasilkan hubungan kontras paling kuat. Misalnya jingga dengan biru.

WARNA SPLIT KOMPLEMENTER
  Warna split komplementer adalah dua warna yang saling agak berseberangan (memiliki sudut mendekati 180°). Misalnya Jingga memiliki hubungan split komplemen dengan hijau kebiruan

WARNA TRIAD KOMPLEMENTER
  Warna triad komplementer adalah tiga warna di lingkaran warna yang membentuk segitiga sama kaki dengan sudut 60°.

WARNA TETRAD KOMPLEMENTER
  Warna tetrad komplementer disebut juga dengan double komplementer, adalah empat warna yang membentuk bangun segi empat (dengan sudut 90°).

WARNA MONOKROMATIK
  Warna monokromatik merupakan perpaduan beberapa warna yang bersumber dari satu warna dengan nilai dan intensitas yang berbeda. Misal : hijau jika dikombinasikan dengan warna hijau dengan nilai dan intensitas yang berbeda akan menciptakan suatu perpaduan yang harmonis dan menciptakan kesatuan yang utuh pada desain.

WARNA POLIKROMATIK
 Warna polikromatik artinya beberapa warna yang digradasikan sampai putih.akromatik, artinya pergerakan warna dari hitam ke putih.

WARNA ANALOGUS
  Warna analogus merupakan kombinasi dari warna-warna terdekat. Misal : warna merah akan serasi dengan warna oranye, dan oranye akan terlihat harmonis dengan warna kuning. Begitu juga jika kuning dipadukan dengan hijau atau biru jika dipadukan dengan ungu, dan ungu jika dikombinasikan dengan pink.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar